Layanan E-mail bappeda@kukarkab.go.id
Senin - Jumat 07:30 - 16:00
bappeda@mail.kukarkab.go.id Komplek Kantor Bupati Kutai Kartanegara

Berita

Blog Detail Image

Bappeda Sosialisasi RBPK ke Lurah dan Kade se-Kukar

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan Sosialisasi Pelaksanaan Program Kolaborasi Penanggulangan Kemiskinan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kukar, H Sunggono, Kamis (17/11).

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Kartanegara Lantai I Kantor Bappeda Kukar ini menyajikan pemaparan materi dari berbagai narasumber yakni dari Bappeda Kukar oleh Plt Kepala Bappeda Syariah Vanesa Vilna, Dinas Perkim oleh Maman Setiawan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) oleh Arianto dan perwakilan dari Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bidang Perencanaan dan pengendalian Pembangunan Daerah Saiful Bahri serta akademisi dengan peserta yang dihadiri oleh Lurah dan Kades se-Kukar.

Sekda Kukar, Sunggono mengatakan dalam upaya bersama penanggulangan kemiskinan diharapkan semua stakeholder terkait harus saling berkolaborasi. "Saat ini kerja kolaborasi yang kita butuhkan bukan kompetisi. Kita patut bersyukur selama periode kepemimpinan Bapak Bupati Edi Damansyah angka kemiskinan di Kukar dari tahun ke tahun trend nya menurun," kata Sekda.

Hal senada dijelaskan Plt Kepala Bappeda Kukar, Syarifah Vanesa Vilna yang menyebutkan penurun angka kemiskinan turun dengan besaran dari 2020 1,7 di tahun 2021 menjadi 1,5. "Jadi ada penurunan 0,2 point', kemudian di tahun 2022 penurunannya 0,1 point'. Yang jadi masalah adalah di tahun 2024 kita harus buat itu menjadi 0 persen bayangkan kerjanya sangat berat menurunkan sampai 1,4 point' menjadi 0 persen, kalau dibagi rata dalam dua tahun berarti dalam satu tahun kita harus menurunkan 0,7 point'," jelasnya.

Meskipun demikian pihaknya mengaku optimis hal ini bisa dilakukan dengan kolaborasi semua stakeholder terkait, terlebih lagi seluruh desa dan kelurahan di Kukar juga turut bekerja serius menanggulangi kemiskinan di wilayahnya masing-masing. Para kades dan lurah diharapkan bekerja sesuai dengan basis data, oleh karena itu, Pemkab Kukar pada kesempatan ini juga melaunching aplikasi Rumah Besar Penanggulangan Kemiskinan (RBPK). 

"Bersumber basis data kita yang sama melalui aplikasi RBPK, jadi fungsinya adalah menjaga konsistensi pemanfaatan data P3KE kemudian menghindari tumpang tindih bantuan, mempermudah stakeholder dalam menetapkan lokasi dan mempermudah pengumpulan data dalam proses pemantauan dan evaluasi," tegasnya. 

Kenapa harus lakukan evaluasi karena pemerintah kabupaten diberikan amanat untuk melaporkan segala hasil daripada program penanggulangan kemiskinan ke pemerintah provinsi dan juga pemerintah pusat. 

Sebagai informasi selain pemaparan informasi terkait upaya apa saja dan strategi penanggulangan kemiskinan, kegiatan ini juga dirangkai penyerahan secara simbolis data P3KE ke empat desa yaitu, Desa Bunga Jadi, Batu-batu, Muara Wis dan Desa Badak Mekar.