Layanan E-mail bappeda@kukarkab.go.id
Senin - Jumat 07:30 - 16:00
bappeda@mail.kukarkab.go.id Komplek Kantor Bupati Kutai Kartanegara

Berita

Blog Detail Image

Fasilitasi Konsultasi RIPPM PT. Indo Pancadasa Agrotama

Menindaklanjuti Surat PT. Indo Pancadasa Agrotama Nomor 012/II/KTT-PPM/2022 perihal surat permohonan rapat konsultasi dan persetujuan rencana induk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Bupati Nomor 12 Tahun 2018 tentang Perencanaan Pembangunan Daerah melalui Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, untuk itu Bappeda Kutai Kartanegara menggelar Rapat Fasilitasi Konsultasi Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat ( RIPPM ) PT. Indo Pancadasa Agrotama, Rabu 23/03/2022 di Ruang rapat lantai 2 Bappeda Kutai Kartanegara.

Rapat dipimpin oleh Plt. Kepala Bappeda Sy. Vanesa Vilna, didampingi Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Daerah (P3D) Saiful Bahri, dihadiri Supriadi Plt. Kasi PMD Kecamatan Kota Bangun,  Saharuddin Kepala Desa Kota Bangun I, Joko Purnomo Kepala Desa Kota Bangun II, Amboro Kaur Umum Desa Kota Bangun III, dengan agenda membahas persiapan verifikasi rancangan Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat ( RIPPM ) PT. Indo Pancadasa Agrotama. Sedangkan 18 OPD terkait hadir secara daring.

PT. Indo Pancadasa Agrotama, merupakan perusahaan tambang batu bara yang beroperasi di Desa Kedang Ipil dan Kedang Murung Kecamatan Kota Bangun dengan target produksi rata rata 35.000 Ton.

Kepala Teknik Tambang PT. Indo Pancadasa Agrotama, Harun Al Rasyid mengatakan maksud dan tujuan dari Rakor ini adalah sebagai tanggung jawab Sosial Indopanca kepada masyarakat sekitar tambang, memberikan gambaran peran serta Indopanca terhadap pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara serta memberikan informasi terkait mekanisme pengeloaan PPM Indopanca selama 5 Tahun.

Dalam kesempatan ini Harun memaparkan program yang telah dilaksanakan oleh PT. Indopanca, antaralain adalah, di Bidang Pendidikan  yaitu menurunkan angka putus sekolah dengan memberikan beasiswa pendidikan SD, SLTP dan SLTA sebesar 30 % Porsi Anggaran, Peningkatan tingkat pendidikan masyarakat dengan program kejar paket A,B, C sebesar 30 %  dan Peningkatan ketrampilan dan keahlian dasar perkebunan, pertanian , perikanan, dan informasi teknologi (IT) sebesar 40%.  Serta partisipasi pengelolaan lingkungan dan Infrastruktur hal ini mengacu pada PPM Provinsi Kalimantan Timur.

Sementara itu Kabid P3D Saiful memberikan masukan terkait apa yang direncanakan oleh PT. Indo Panca bisa sinergi dengan RPJMDes agar kedepannya tercapai dan terintegrasi dengan baik, kemudian perlu adanya review dokumen perencanaan PT. Indo Pancadasa Agrotama untuk bisa dijadikan catatan.

Saiful juga menambahkan agar perusahan tidak  terfokus pada program yang kecil namun tidak berdampak apa-apa kedepannya lebih baik focus ke satu desa dulu untuk dijadikan focus desa seperti apa yang ingin dibangun dan masing-masing desa bergantian sesuai kesepakatan dari beberapa desa yang terdampak dengan perusahaan PT. Indo Pancadasa Agrotama jadi kedepannya akan menjadi dampak yang sangat besar pada 5 tahun kedepan dengan dampak yang ditinggalkan perusahaan ini.

Saiful juga berharap ada project monumental yang dilakukan oleh PT. Indo Pancadasa Agrotama melalui program RIPPM ini yang awalnya menjadi desa tertinggal menjadi desa yang maju atau mandiri.